Ini terasa seperti mimpi, aku melihat tanganku yang transparan dan mencoba menggapai benda terdekat. Aku mengenali ornamen-oranamen yang terukir di kursi ini. Ini kursi kerajaanku, tapi mengapa lebih indah. Aku tahu kerajaanku memang megah, bahkan 10x lipat kekayaan bill gates (maap yah om namanya di bawa-bawa) namun, ada suatu yang berbeda, ayahku...Tidak, Raja jahanam itu tidak pernah membiarkan para penjaganya makan di meja makan kerajaan. Di sini, suasananya sangat bersahabat. Siapa itu? mengapa ia memakai mahkota kerajaan?? Ah, aku terlalu banyak bertanya, lebih baik aku langsung menghampiri si kepala cumi-cumi itu. "Siang pak, saya sedang berada di mana yah? koq kayanya saya pernah liat bapak yah?" tanyaku, walau dalam hatiku aku menganggap bahwa aku hanyalah manusia transparan dalam ingatan seseorang dan tidak dapat dilihat orang lain seperti di tivi-tivi, namun tampaknya bukan. Buktinya si kepala cumi-cumi langsung membuka mulutnya saat aku bertanya. "Drostor" sahut sang raja. "Hmm.... apakah anda rajanya?? Perkenalkan saya adalah Perutus Gembulus VI dari kerajaan MakanusSampeMampus" aku tak ingin dikenal sebagai seorang pangeran, itu akan menyulitkan. Tiba-tiba ada seseorang masuk. dengan menggunakan kerudung. "Apa yang membuatmu begitu lama?? Apakah ada masalah?" tanya sang raja dengan suara yang mengalun begitu lembut, walaupun tampaknya dia berbicara dengan pelayannya, suaranya tidak bernada memerintah ataupun menuduh. "Maafkan aku tuanku, tapi para pemberontak itu semakin menyulitkan saja, tampaknya mereka sudah hampir menguasai beberapa kota di utara tuan." suara serak itu keluar dari balik jubah. Aku tidak sempat berpikir, tiba-tiba orang-orang di depanku bergerak dengan sangat cepat berubah menjadi hamparan tanah dengan puing-puing batu besar berserakan, air menggenang di mana-mana. AKU INGAT! ini gambar yang kulihat di kamar ayah sewaktu aku kecil. Ini, sejarah tentang perang melawan... Pemberontak... Aku menjadi semakin tidak mengerti, hingga seseorang berteriak di kupingku.
"Bangun nak! kau tidak ingin mati karena kehabisan darah kan??" suara seseorang yang kukenal menyadarkanku, dan tanganku kembali berwarna coklat, terasa nyata, perih sakit semua menjadi satu, aku bahkan tak dapat merasakan tanganku. "Ap..apa yang ter.. jadi kek?" untungnya aku tidak lupa ingatan, aku masih ingat wajah kakek misterius. Tidak! dia sudah tidak misterius.. "Terima kasih, karena telah menyadarkanku, Ayah!" kataku sambil mencoba bangkit. "Matamu berubah nak, kau benar-benar pewaris sejati dari Penguasa Air, Rai" suara ayahku seperi membuatku melupakan rasa sakit yang teramat sangat ini. Lalu ia membisikan sesuatu di telingaku. cukup lama. Lalu membuat tubuhku langsung terasa lebih baik dan aku langsung berdiri, menuju kerajaan! pikirku, lewat lorong terdekat. Walau saat ini sudah malam.
Maw taw kelanjutannya?? gak maw ya udah.... Besok ulangan vck nie, doain yah guys, ada pp mat juga soalnya.. hiks hiks, gw nanya juga dong, gimana sie caranya supaya kuat blajar malem-malem???
Showing posts with label Perutus. Show all posts
Showing posts with label Perutus. Show all posts
Monday, February 16, 2009
Sunday, February 15, 2009
Leighcuire episode 1-3
Aku berjalan menuju sebuah gua yang lembab dan terpencil. 17 tahun aku hidup di negaranya, blum pernah aku merasa se asing ini dengan suatu tempat, perasaan tak nyaman melilit perutku. Akhirnya gua besar dan seram pun terlihat.
"Kita sampai di rumahku" kata KaMis sambil terkekeh yang lebih mirip tawa mengejek. "Wow, benar-benar mirip seperti rumah seorang pewaris tahta kerajaan! Jelek, lembab dan eng.... Seram." sindirku karena aku sudah mulai ketakutan sampai sudah ganti celana 3x. "Betul sekali, rasakanlah ketakutan itu sampai ke tulangmu, 17 tahun aku hidup di sini, terpisah dari keluargaku, memakan hampir apa saja yang terlihat olehku. Seberapa jauh bisa kau bayangkan orang yang kau panggil AYAH itu menyengsarakan hidupku??" suara sang Kakek mulai terdengar serius. "Aku..." aku pun tidak dapat berkata-kata. KaMis pun terdiam, dengan tatapan yang sangat aneh. "Apa yang ingin kau sampaikan? Mengapa terdiam begitu?" tanyaku benar-benar kebingungan. "Kalau kau tidak mengerti saat aku diam, maka kau tidak akan mengerti kata-kata yang keluar dari mulutku." Seketika itu juga, aku merasakan suatu perasaan tenang yang luar biasa.. Aku sayup-sayup kembali melihat masa lalu... Selembar demi selembar kepingan memoriku dipaksa untuk diputar kembali. "ini akan sedikit sakit." kata-kata sang kakek itu terdengar bersamaan dengan rasa sakit yang luar biasa pada kepalaku, aku tidak berteriak. Aku bahkan mungkin sudah tidak hidup lagi.. Jeger (suara petir yang keren gimana sie??) suara petir yang sangat kencang membangunkanku.Aku masih bisa bergerak, walau tubuhku berlumuran darah dan sakit di mana-mana. Mungkin beberapa uratku putus, karena aku tidak dapat merasakan lenganku.
Beberapa saat aku mencari air, kerongkonganku terasa seperti terbakar. Kulihat sang kakek menghampiriku. Ia membawa air, ingin rasanya aku memukulnya atas apa yang telah ia lakukan terhadap diriku namun... Air terasa lebih penting sekarang. "Berikan padaku kek, baru setelah itu aku akan memintamu menjelaskan apa yang baru saja kau lakukan." teriaku. "Tenanglah, aku mempersiapkan dirimu untuk serangan ke 2, mulai sekarang kau sudah menjadi penguasa air, dan inilah yang perlu kau ketahui tentang sejarah kita bangsa pengendali air." Telapak tangan si kakek kembali menyentuh dahiku, lalu perlahan turun ke mataku. Aku tak dapat melawan, tekanan yang kurasakan bagaikan 10 x lebih berat dibanding gravitasi bumi. Ia menusuk mataku!, "AAAAAAAAAAA" jeritku dengan suara kali ini. Aku kembali melihat masa lalu, namun bukan miliku!
Maw taw kelanjutanya?? Gak boleh... hehehe, bcanda, beli yang original yah! Jangan beli bajakan! Don't use drugs! Special thx for leighcuire!
"Kita sampai di rumahku" kata KaMis sambil terkekeh yang lebih mirip tawa mengejek. "Wow, benar-benar mirip seperti rumah seorang pewaris tahta kerajaan! Jelek, lembab dan eng.... Seram." sindirku karena aku sudah mulai ketakutan sampai sudah ganti celana 3x. "Betul sekali, rasakanlah ketakutan itu sampai ke tulangmu, 17 tahun aku hidup di sini, terpisah dari keluargaku, memakan hampir apa saja yang terlihat olehku. Seberapa jauh bisa kau bayangkan orang yang kau panggil AYAH itu menyengsarakan hidupku??" suara sang Kakek mulai terdengar serius. "Aku..." aku pun tidak dapat berkata-kata. KaMis pun terdiam, dengan tatapan yang sangat aneh. "Apa yang ingin kau sampaikan? Mengapa terdiam begitu?" tanyaku benar-benar kebingungan. "Kalau kau tidak mengerti saat aku diam, maka kau tidak akan mengerti kata-kata yang keluar dari mulutku." Seketika itu juga, aku merasakan suatu perasaan tenang yang luar biasa.. Aku sayup-sayup kembali melihat masa lalu... Selembar demi selembar kepingan memoriku dipaksa untuk diputar kembali. "ini akan sedikit sakit." kata-kata sang kakek itu terdengar bersamaan dengan rasa sakit yang luar biasa pada kepalaku, aku tidak berteriak. Aku bahkan mungkin sudah tidak hidup lagi.. Jeger (suara petir yang keren gimana sie??) suara petir yang sangat kencang membangunkanku.Aku masih bisa bergerak, walau tubuhku berlumuran darah dan sakit di mana-mana. Mungkin beberapa uratku putus, karena aku tidak dapat merasakan lenganku.
Beberapa saat aku mencari air, kerongkonganku terasa seperti terbakar. Kulihat sang kakek menghampiriku. Ia membawa air, ingin rasanya aku memukulnya atas apa yang telah ia lakukan terhadap diriku namun... Air terasa lebih penting sekarang. "Berikan padaku kek, baru setelah itu aku akan memintamu menjelaskan apa yang baru saja kau lakukan." teriaku. "Tenanglah, aku mempersiapkan dirimu untuk serangan ke 2, mulai sekarang kau sudah menjadi penguasa air, dan inilah yang perlu kau ketahui tentang sejarah kita bangsa pengendali air." Telapak tangan si kakek kembali menyentuh dahiku, lalu perlahan turun ke mataku. Aku tak dapat melawan, tekanan yang kurasakan bagaikan 10 x lebih berat dibanding gravitasi bumi. Ia menusuk mataku!, "AAAAAAAAAAA" jeritku dengan suara kali ini. Aku kembali melihat masa lalu, namun bukan miliku!
Maw taw kelanjutanya?? Gak boleh... hehehe, bcanda, beli yang original yah! Jangan beli bajakan! Don't use drugs! Special thx for leighcuire!
Saturday, February 14, 2009
Leighcuire episode 1-2
Brrrrrrrrrrrrrrr..... angin kencang datang di sekitar perumahan kumuh di teritori kerajaan MakanusSampeMampus, ada sesuatu.. Berubah.. Air di sekitar perumahan bergetar.. Seseorang pun berjalan menuyusuri lorong sempit yang menuju langsung ke kerajaan, dengan tubuh basah kuyub dan berdarah-darah.. Mengherankan sekali, apakah dia bukan penduduk kerajaan?? tak tahukah betapa berbahayanya berjalan di tengah malam sendiri seperti ini. Ia kelihatan lelah sekali, rambutnya yang indah ikal agak panjang yang biasanya dikuncir pun tergerai pasrah. Beberapa orang datang menghampirinya, "Eh, brani lo lewat sini, gw cape nie udah malem.. Dari tadi pagi udah bunuh 20 orang. Mending lo langsung kasi ajah duit lo ke gw. Lagi bae nie gw ama temen-temen gw gak langsung bunuh lo!" Tantang pria berbadan paling besar dengan kepala botak penuh tato. Pria ini mengangkat kepalanya dan menatap ke 5 orang tadi dengan tatapan pembunuh yang sangat menakutkan, tanpa berkata apapun ia meneruskan berjalan, meninggalkan para perampok yang hanya bisa berdiri bergetar seperti melihat hantu jamu gendong!
Kembali ke beberapa saat lalu, saat KaMis kita tersayang sedang menangis sesengrukan di pundak Perutus, (jijik yah?? tenang si Perutus ganteng si kakeknya enggak koq, jadi gak homo!) "Kamu tahu nak?? Kakek adalah pewaris tahta yang seharusnya menjadi raja yang sekarang memerintah!" KaMis mulai bercerita. Perutus sangat terkejut! setiap 10 menit si kakek cerita dia sampai muntah-muntah (soalnya tadi pagi minum jus bawang merah + jahe) "Kek, lalu.. bagaimana ayah saya bisa menguasai Retaw Gnilortnoc dan menguasai ilmu tertinggi penguasa air??" sambil menahan badan KaMis yang kelihatan sudah lemas dan tak sanggup bertahan lebih lama lagi. Sang kakek malah tertawa terbahak-bahak "Hahahaha, nak! kau benar-benar pewaris tahta kerajaanku! Tenang, ia belum menguasai semuanya nak! 5 element tidak bisa dikuasai hanya dengan mencuri media penguasanya saja!" "Jadi kekuatan ayahku belum sempurna?" Perutus makin penasaran.. "Ikut kakek, akan kakek tunjukan beberapa hal padamu."
Maw taw gimana kelanjutannya?? tunggu episode berikutnya.. Thx, Jangan lupa komen, kalo maw nanya" gitu.... Inget, baca dari episode 1-1 yah, kalo gak ntar pusing bacanya. Oh iya maw ngingetin juga, sewaktu-waktu ceritanya bisa diubah yah, maklum bukan pengarang pro! hehehe thx!
Kembali ke beberapa saat lalu, saat KaMis kita tersayang sedang menangis sesengrukan di pundak Perutus, (jijik yah?? tenang si Perutus ganteng si kakeknya enggak koq, jadi gak homo!) "Kamu tahu nak?? Kakek adalah pewaris tahta yang seharusnya menjadi raja yang sekarang memerintah!" KaMis mulai bercerita. Perutus sangat terkejut! setiap 10 menit si kakek cerita dia sampai muntah-muntah (soalnya tadi pagi minum jus bawang merah + jahe) "Kek, lalu.. bagaimana ayah saya bisa menguasai Retaw Gnilortnoc dan menguasai ilmu tertinggi penguasa air??" sambil menahan badan KaMis yang kelihatan sudah lemas dan tak sanggup bertahan lebih lama lagi. Sang kakek malah tertawa terbahak-bahak "Hahahaha, nak! kau benar-benar pewaris tahta kerajaanku! Tenang, ia belum menguasai semuanya nak! 5 element tidak bisa dikuasai hanya dengan mencuri media penguasanya saja!" "Jadi kekuatan ayahku belum sempurna?" Perutus makin penasaran.. "Ikut kakek, akan kakek tunjukan beberapa hal padamu."
Maw taw gimana kelanjutannya?? tunggu episode berikutnya.. Thx, Jangan lupa komen, kalo maw nanya" gitu.... Inget, baca dari episode 1-1 yah, kalo gak ntar pusing bacanya. Oh iya maw ngingetin juga, sewaktu-waktu ceritanya bisa diubah yah, maklum bukan pengarang pro! hehehe thx!
LeighCuire episode 1-1
Alkisah di suatu negeri dongeng, hiduplah 5 orang ksatria yang gagah berani...
Mereka adalah pangeran dari negeri LeighCuire, suatu negeri yang memiliki 5 kerajaan di dalamnya (padahal biar adil, soalnya ntar pada suka protes kalo gak satu kasta, apalagi bernad, sering suwe banget jadi penjaga gerbang) Kerajaan pertama, adalah kerajaan tempat di mana makanan melimpah ruah.. Namanya kerajaan MakanusSampeMampus
dengan pangeran kerajaannya Perutus Gembulus VI, yang juga selain seorang pangeran merupakan seorang DJ di sebuah tempat dugem terdekat ************** (nama disamarkan agar tidak mengganggu privasi) Untuk episode kali ini, Akan diceritakan latar belakang berdirinya kerajaan ini.
Raja Makananis sedang mengandung saat itu. (bingung raja bisa mengandung?? gw kasi taw knapa bisa begitu.... D O N G E N G, anything possible)
gak deng gw boong, istrinya yang mengandung maksudnya... Seorang pewaris tahta kerajaan yang sudah ditunggu-tunggu sekian lama, yang ditakdirkan akan menjadi seorang penyelamat dan pemersatu keadaan di negeri (dulunya belom jadi LeighCuire) yang sedang kacau balau ini. Bayangkan, saat di mana raja dapat tidur dengan nyaman sambil dikelilingi dayang-dayang cantik. Rakyat bahkan harus saling membunuh untuk mendapatkan sesuap nasi (nie, dongeng paling keren, coba cari di mana yang ada nasinya). Tapi beneran, emang naas banget deh. Setelah tumbuh dewasa di lingkungan kerajaan yang serba mewah, Perutus pun tumbuh menjadi anak yang terpelajar, pintar dan ahli bertempur tangan kosong. Namun, dibalik itu semua dia memiliki hati yang sangat baik. Ia begitu sedih melihat kekuasaan ayahnya yang sangat semena-mena.
namun apa daya. Raja Makananis mempunya kalung H2O, sehingga doi bisa mengendalikan air. Sampai akhirnya Perutus menemukan seorang kakek tua yang terdampar di pantai. "Kek?? kakek kenapa? koq basah? nanti masuk angin loh, inget kek, orang pinter minum tolak angin!" yang langsung diikuti dengan tendangan dari sang kakek. "Dasar anak muda jaman sekarang, gak bisa liat orang susah! udh tau orang terdampar, bukannya ditolong." "Yaiya maap kek, becanda doang. Ayuk sini, ikut ke rumah saya, biar saya bantu kakek membersihkan diri dan makan.", tawar Perutus. "Eh bocah, di dongeng-dongeng juga biasa kalo ada kakek-kakek kaya gw, kerjaannya cuman jadi figuran doang, maw mati, trus ngasi lw ilmu! terus lo jadi jago! gw mah kagak pernah diperhatiin!" ratap sang KaMis a.k.a Kakek Misterius
Siapakah KaMis gerangan?? nantikan episode selanjutnya!
Happy valentine guys! komen yah! kalo ada yg bilang bagus, ntar gw lanjutin ceritanya! Jujur please! thx.
Mereka adalah pangeran dari negeri LeighCuire, suatu negeri yang memiliki 5 kerajaan di dalamnya (padahal biar adil, soalnya ntar pada suka protes kalo gak satu kasta, apalagi bernad, sering suwe banget jadi penjaga gerbang) Kerajaan pertama, adalah kerajaan tempat di mana makanan melimpah ruah.. Namanya kerajaan MakanusSampeMampus
dengan pangeran kerajaannya Perutus Gembulus VI, yang juga selain seorang pangeran merupakan seorang DJ di sebuah tempat dugem terdekat ************** (nama disamarkan agar tidak mengganggu privasi) Untuk episode kali ini, Akan diceritakan latar belakang berdirinya kerajaan ini.
Raja Makananis sedang mengandung saat itu. (bingung raja bisa mengandung?? gw kasi taw knapa bisa begitu.... D O N G E N G, anything possible)
gak deng gw boong, istrinya yang mengandung maksudnya... Seorang pewaris tahta kerajaan yang sudah ditunggu-tunggu sekian lama, yang ditakdirkan akan menjadi seorang penyelamat dan pemersatu keadaan di negeri (dulunya belom jadi LeighCuire) yang sedang kacau balau ini. Bayangkan, saat di mana raja dapat tidur dengan nyaman sambil dikelilingi dayang-dayang cantik. Rakyat bahkan harus saling membunuh untuk mendapatkan sesuap nasi (nie, dongeng paling keren, coba cari di mana yang ada nasinya). Tapi beneran, emang naas banget deh. Setelah tumbuh dewasa di lingkungan kerajaan yang serba mewah, Perutus pun tumbuh menjadi anak yang terpelajar, pintar dan ahli bertempur tangan kosong. Namun, dibalik itu semua dia memiliki hati yang sangat baik. Ia begitu sedih melihat kekuasaan ayahnya yang sangat semena-mena.
namun apa daya. Raja Makananis mempunya kalung H2O, sehingga doi bisa mengendalikan air. Sampai akhirnya Perutus menemukan seorang kakek tua yang terdampar di pantai. "Kek?? kakek kenapa? koq basah? nanti masuk angin loh, inget kek, orang pinter minum tolak angin!" yang langsung diikuti dengan tendangan dari sang kakek. "Dasar anak muda jaman sekarang, gak bisa liat orang susah! udh tau orang terdampar, bukannya ditolong." "Yaiya maap kek, becanda doang. Ayuk sini, ikut ke rumah saya, biar saya bantu kakek membersihkan diri dan makan.", tawar Perutus. "Eh bocah, di dongeng-dongeng juga biasa kalo ada kakek-kakek kaya gw, kerjaannya cuman jadi figuran doang, maw mati, trus ngasi lw ilmu! terus lo jadi jago! gw mah kagak pernah diperhatiin!" ratap sang KaMis a.k.a Kakek Misterius
Siapakah KaMis gerangan?? nantikan episode selanjutnya!
Happy valentine guys! komen yah! kalo ada yg bilang bagus, ntar gw lanjutin ceritanya! Jujur please! thx.
Subscribe to:
Posts (Atom)
